Hak Konseli
Konseli berhak memperoleh layanan konseling online yang profesional, aman, dan menghargai martabat serta latar belakang pribadi. Konseli juga berhak mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai tujuan, proses, manfaat, dan keterbatasan layanan. Kerahasiaan seluruh informasi yang disampaikan akan dijaga sesuai kode etik profesi, kecuali dalam kondisi tertentu seperti adanya risiko membahayakan diri sendiri/orang lain atau kewajiban hukum. Selain itu, konseli berhak untuk mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta menghentikan proses konseling kapan saja secara sukarela.
Tanggung Jawab Konseli
Konseli bertanggung jawab untuk memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan relevan selama proses konseling. Konseli diharapkan berpartisipasi secara aktif dan kooperatif, mematuhi kesepakatan waktu dan teknis layanan, serta menjaga komunikasi yang sopan. Konseli juga bertanggung jawab memastikan perangkat dan koneksi internet yang digunakan memadai serta menjaga privasi selama sesi berlangsung. Dalam kondisi darurat, konseli diharapkan segera mencari bantuan langsung dari layanan terkait.
Hak Konselor
Konselor berhak memperoleh informasi yang jujur dan relevan dari konseli untuk menunjang proses konseling. Konselor juga berhak menetapkan batasan profesional, termasuk terkait jadwal, durasi, dan metode layanan. Selain itu, konselor berhak menghentikan atau merujuk proses konseling apabila permasalahan berada di luar kompetensi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan layanan dilanjutkan secara online.
Tanggung Jawab Konselor
Konselor bertanggung jawab memberikan layanan secara profesional, kompeten, dan sesuai dengan kode etik. Konselor wajib menjaga kerahasiaan informasi konseli serta menghormati nilai, budaya, dan latar belakang tanpa diskriminasi. Konselor juga berkewajiban memberikan penjelasan yang jelas mengenai proses, manfaat, dan keterbatasan konseling, serta menginformasikan apabila terdapat kondisi yang mengharuskan pembukaan informasi atau perlunya rujukan ke layanan lain.